Informasi dan Kegiatan
Trending

Dinas Pariwisata Wajo Jajaki Kerjasama Promosi Wisata

Dengan Disbudpar Sulsel

Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Wajo melakukan penjajakan kerjasama promosi wisata dengan Bidang Pengembangan Pemasaran Disbudpar Sulsel. Hal itu ditandai dengan kunjungan kerja ke Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Pemprov Sul-Sel belum lama ini. Selain itu, kunjungan tersebut juga untuk koordinasi pengembangan pariwisata daerah.

Rombongan Dispar Wajo yang dipimpin oleh Kepala Dispar H. Andi Darmawangsa dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Budpar Provinsi Sul-Sel H.A. Musaffar Syah.

Kadis Pariwisata H.A. Darmawangsa melalui Kabid Pemasaran Andi Ahmad Ridha mengharapkan, melalui kunjungan kerja ini, terjalin sinergi antara Dispar Wajo dengan Disbudpar Sulsel sehingga ada singkronisasi program pemasaran pariwisata antara kabupaten/kota dan provinsi.

“Pariwisata Kabupaten Wajo tentu membutuhkan dukungan Disbudpar provinsi terutama dalam hal promosi sehingga daya tarik dan even pariwisata yang kita miliki akan lebih ramai dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara” lanjut Ahmad Ridha.

Perwakilan Disbudpar Prov. Sulsel Yulianus Batara Saleh mengatakan dengan adanya kunjungan ini, akan sangat membantu mengetahui karakter pariwisata kabupaten/kota untuk keakuratan dalam menganalisa pasar yang sesuai dengan karakter pariwisata setiap daerah di Sulawesi Selatan.

“Kabupaten Wajo sudah dikenal dengan keindahan Danau Tempenya serta sebagai daerah penghasil kain sutera menjadi salah satu destinasi yang diharapkan mendongkrak kunjungan wisatawan ke Sulawesi Selatan, selain itu Kabupaten Wajo masih memiliki banyak daya tarik wisata yang layak untuk dipromosikan,” ujarnya.

Sebagai contoh lanjut dia, situs-situs sejarah yang tersebar dibeberapa kecamatan di Wajo sangat potensial untuk dikembangkan menjadi wisata mudik atau wisata serumpun bagi orang orang Wajo diperantauan yang sudah lama tidak kembali ke Wajo, atau warga negara tetangga yang memiliki garis keturunan orang Wajo yang ingin mengetahui tanah asal usul leluhur mereka.

“Tinggal bagaimana Pemerintah Wajo dalam hal ini Dinas Pariwisata mengemas potensi ini menjadi suatu paket wisata yang layak untuk dipasarkan” ungkap Yulianus.

Disela-sela kunjungannya, Dispar Wajo juga memperkenalkan daya tarik wisatanya melalui brosur promosi wisata. Brosur tersebut didistribusikan ke beberapa tempat di Makassar yang dianggap strategis untuk dijangkau oleh calon wisatawan. Seperti, Kantor Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel dilanjutkan ke Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Sulsel kemudian ke Sulawesi Selatan Tourist Information Centre (STIC).

Kepala Seksi Kerjasama Pariwisata Dispar Wajo Muh. Afiluddin yang ditemui mengatakan, selain mendistribusikan brosur, juga melakukan koordinasi dengan pihak PHRI dan ASITA sebagai organisasi pelaku pariwisata untuk melihat peluang-peluang baru yang dapat dijadikan sebagai momentum mempromosikan Pariwisata Wajo seperti kegiatan Tourism Expo yang akan diadakan oleh pihak ASITA pada bulan Juli mendatang.

 

Penulis : Hamzah
Editor : Rustan

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker